Berikut Jadwal Ta’lim Kota Sangatta dan Bengalon
1. Senin
Ba’da Isya
Tempat : Masjid Ar Rohim Karya Etam
Pemateri : Ustadz Abu Juhaifah Al Medani
Materi : Syarh Tsalatsatil Ushul
Peserta : Umum (Ikhwah) Continue reading
Berikut Jadwal Ta’lim Kota Sangatta dan Bengalon
1. Senin
Ba’da Isya
Tempat : Masjid Ar Rohim Karya Etam
Pemateri : Ustadz Abu Juhaifah Al Medani
Materi : Syarh Tsalatsatil Ushul
Peserta : Umum (Ikhwah) Continue reading
(ditulis oleh: Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc.)
Fitnah atau ujian senantiasa hadir dalam perjalanan hidup manusia. Fitnah akan semakin besar ketika manusia jauh dari agamanya. Kembali kepada ulama sebagai orang yang paling mengerti hukum-hukum Allah dan yang paling takut kepada-Nya merupakan jalan yang mesti ditempuh bila ingin keluar dari lingkaran fitnah.
Fitnah adalah sebuah ungkapan yang sangat ditakuti oleh segenap manusia. Hampir-hampir tak seorang pun kecuali akan berusaha menghindarinya.
Begitulah Allah I menjadikan tabiat manusia ingin selalu terhindar dari hal-hal yang menakutkan atau membahayakan. Lebih dari itu, dalam pandangan syariat Islam, secara umum fitnah adalah sesuatu yang harus dihindari. Oleh karenanya, ayat-ayat Al Qur’an dan hadits-hadits Nabi r begitu banyak mewanti-wanti kita dari fitnah sehingga tidak sedikit dari para ulama menulis buku khusus atau meletakkan bab khusus dalam buku-buku mereka, menjelaskan perkara fitnah baik dari sisi makna atau bentuk dan gambarannya, atau sikap yang mesti diambil saat menghadapi fitnah. Allah I berfirman: Continue reading
Sesuatu yang paling mulia pada manusia adalah hati. Karena sesungguhnya hatilah yang mengetahui Allah I, yang beramal untuk-Nya, dan yang berusaha menuju kepada-Nya. Anggota badan hanya menjadi pengikut dan pembantu hati, layaknya seorang budak yang membantu raja. Barangsiapa mengetahui hakekat hatinya, ia akan mengetahui hakekat Rabb-Nya. Namun mayoritas manusia tidak mengetahui hati dan jiwanya.
Ketahuilah, bahwa hati, pada tabiat fitrahnya, mau menerima petunjuk. Tapi tetap ada syahwat dan hawa nafsu yang melekat padanya di mana hati juga akan cenderung kepadanya. Di sana, akan saling mengusir antara malaikat dan setan, terus berlangsung sampai hati itu membuka untuk salah satunya dan akhirnya menetap padanya. Sehingga pihak kedua tidak melewati hati itu kecuali sembunyi-sembunyi. Sebagaimana firman Allah : Continue reading
Bekerja adalah sunah (jalan hidup yang ditempuh oleh) para Nabi, mereka mengajarkan kepada umat bahwa tawakal adalah bekerja dan berusaha, berdoa serta bersandar kepada Allah. Inilah salah satu wujud dari takwa kepada Allah dan pengamalan ruh tauhid. Tawakal berarti menempuh sebab-sebab yang Allah izinkan, tidak berpangku tangan menunggu rezeki yang telah Allah tetapkan, sambil terus memohon kepada-Nya rezeki yang barakah. Yaitu, rezeki yang mendatangkan banyak kebaikan, berbuah kemanfaatan di dunia dan akhirat bagi diri sendiri dan orang lain. Rasulullah ` bersabda dalam sebuah hadits,” tidaklah seorang pun memakan makanan yang lebih baik dari hasil kerja tangannya. Sesungguhnya Nabi Allah Dawud dahulu makan dari hasil kerja tangannya sendiri.” [H.R Al Bukhari dari sahabat Miqdam bin Ma’dikarib z].
Dalam hadits ini disebutkan Nabi Dawud secara khusus karena beliau adalah seorang khalifah di muka bumi, yang sebenarnya tidak perlu berusaha sendiri. Namun, hal ini tidak menghalangi beliau mencari yang paling utama. Demikian yang dijelaskan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari (4/306). Continue reading
Soal : Jika seseorang yang masih dalam wudhu terkena najis di bajunya, lalu dia membersihkan najis di bajunya tersebut, apakah harus mengulang wudhunya (yakni batal wudhunya, red.)?
Jawab : Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan hafizhahullah mengatakan, “Jika seseorang yang masih dalam wudhu terkena najis di badannya atau bajunya, wudhunya tidak terpengaruh (tidak batal). Karena, ini bukan pembatal wudhu. Hanya, dia harus mencuci najis tersebut dari badan atau bajunya dan dia shalat dengan wudhunya yang tadi. Tidak mengapa hal ini baginya.”
Bolehkah Berpindah Tempat Ketika Wudhu?
Soal : Bolehkah kita berpindah dari satu tempat ke tempat lain ketika berwudhu?
Jawab : Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah mengatakan, “Tidak mengapa berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya ketika berwudhu. Apalagi jika perpindahan ini dibutuhkan. Seperti, apabila dia berpindah mencari air di tempat lain karena tempat wudhu yang pertama airnya habis.
Tetapi, dalam berpindah ini tidak boleh ada pemisah yang lama. Yakni, tidak memakan waktu yang lama sehingga anggota wudhunya kering. Tidak apa-apa dia menyempurnakan wudhu dengan wudhunya tadi. Asal, niatnya tetap satu. Jika niatnya terpisah, yakni dia memulai wudhu, lalu berpindah dan niatnya terpisah (yakni, dia berniat untuk memulai dari awal lagi, red.), maka dia harus mulai wudhu dari awal lagi. Karena, apa yang dia basuh dengan niat yang pertama telah terpisah hukumnya.”
Dialihbahasakan dari Al-Muntaqa min Fatawa Al-Fauzan.
Sumber: www.tashfiyah.net
Pembicara:
1.Asy Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah al-Jabiri (Madinah)
2. Asy Syaikh ‘Abdullah bin Umar al-Mar’ie (Yaman)
3. Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri (Kuwait)
4. Asy Syaikh Muhammad Ghalib al-’Umari (Madinah)
Waktu:
Sabtu-Ahad, 3-4 Sya’ban 1433H/23-24 Juni 2012M
Pukul 09.00 WIB-selesai
Tempat:
Masjid Agung Manunggal
Jl. Jend. Sudirman No.1 Bantul, DI. Yogyakarta
Kontak Informasi:
Kajian Umum: 0274-7453237
Kajian Asatidz: 081328022770
Informasi Umum: 085747566736
Diselenggarakan Oleh:
Panitia Dauroh Ilmiyah Nasional
Ahlus Sunnah wal Jama’ah
Jl. Godean Km.5 Gg. Kenanga, Patran RT.01/01
Banyuraden, Gamping, Sleman, DI. Yogyakarta
LIVE! tabligh akbar ini dapat didengarkan di www.salafy.or.id
download posternya (klik gambar dibawah ini) :
Apakah anda memiliki Porgram / Software yang berbahasa Arab semisal Software Hadits, Tafsir, Al Qur’an Digital, Kamus atau yang lainnya, akan tetapi komputer anda tidak bisa menampilkan font Arabic pada Software tersebut?
Berikut ini akan kami uraikan bagaimana cara men-setting windows (khususnya Windows 7 – untuk Windows XP caranya gak jauh berbeda) agar bisa membaca program software yang berbahasa Arab.
1. T utup semua Program jika sebelumnya anda membuka program di komputer anda.
2. Tekan tombol Start pada pojok kiri bawah layar komputer.
3. Pilih Menu Kontrol Panel
4. Selanjutnya akan tampil kotak dialog kontrol Panel. Pilih menu Clock, Language and Region